Jokowi Menanggapi Layangan surat PEBPARINDO

Advertisement

Jokowi Menanggapi Layangan surat PEBPARINDO

Rabu, 25 Maret 2020

Video viral statement presiden RI Joko Widodo

Penulis editor Published by Nia

Jakarta, cbnews - Belum lama dikirimkan atau dilayangkan surat untuk presiden RI Joko Widodo, Viral video statement presiden mengenai angsuran untuk para pengusaha dan para pekerja yang kebelit soal angsuran.

Dan Masih menyikapi berita sebelumnya terkait melemahnya perekonomian Nasional di dunia perbisnisan Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Bus Pariwisata dan Rental Indonesia (PEBPARINDO). 

Kali ini Sulaiman Zuhri  Ketua Umum BRN juga turut Bicara terkait Lumpuhnya bisnis jasa Rental Mobil akibat dampak COVID-19.
 " Hati saya terpanggil untuk membantu meyelamatkan Bisnis anggota saya secara nasional dengan jumlah 1.530  pengusaha. Maka kami harap Perusahaan Pembiayaan dapat memberikan Relaksasi Penundaan angsuran 1 tahun kedepan  sesuai arahan Bapak presiden tertanggal 24/03/20 Selasa Kemarin."


 Hingga dirinya melayangkan surat  saat Kepada Bank Indonesia ( BI ) dengan Nomor : 005/PEB,PRKKB/III/2020. dengan tembusan surat kepada : Presiden RI, Menteri Keuangan,Menteri Kordinator Kemaritiman & Investasi RI, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ), DPR- RI Komisi XI, Kemenhub dan Perusahaan Pembiayaan/Multi Finance perihal Pemohonan Restrukturisasi Angsuran Kredit kendaraan disektor Angkutan Pariwisata dan Rental Mobil.


Merujuk pada Pernyataan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Oleh Bapak Heru Kristiyana pada Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical sebagai Dampak Pen Virus CORONA.

Sangatlah wajar bila kami dari Lintas Organisasi Transportasi darat Secara Nasional terdiri
dari : 
Perkumpulan Penggusaha Bus Pariwisata dan Rental Indonesia ( PEBPARINDO ), Rentcar Indonesia ( RCI )
Buser Rentcar Nasional ( BRN ), Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia ( PTWI ) dan Organisasi Pengusaha Rentcar Daerah ( ASPERDA ) dengan Jumlah Anggota secara Nasional Lebih dari 3000 ( Tiga Ribu ) 


"dan kami Secara bersama mengajukan Restrukturisasi / Reconditioning kepada Bank / Leasing sesuai dengan Stimulus / Kebijakan Perbankan maupun Perusahaan Pembiayaan. Sebelumnya kami mengajukan Permohonan Penangguhan Pembayaran Angsuran Pinjaman Kredit baik angsuran Pokok maupun bunga selama 6 ( Enam ) bulan kedepan terhitung Bulan Maret 2020 s/d Bulan Agustus 2020 . Namun presiden  sudah mengeluarkan statement melalui video memberikan Relaksasi Penundaan angsuran 1 tahun kedepan  sesuai arahan Bapak presiden,"

Permohonan tersebut ajukan berdasarkan UU No.37 Tahun 2004 Pasal 222 ayat (2) dan (3) dan bilamana permohonan ini tidak dikabulkan, maka akan terjadi Kredit macet yang berkepanjangan sehingga Non Perfoming Loan akan naik diatas 5%.