Ketua PEBPARINDO Perjuangkan Nasib Usaha Para anggotanya

Advertisement

Ketua PEBPARINDO Perjuangkan Nasib Usaha Para anggotanya

Selasa, 24 Maret 2020


Penulis editor Published by Nia


Jakarta, cbnews - Masih menyikapi berita sebelumnya terkait melemahnya perekonomian Nasional di dunia perbisnisan Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Bus Pariwisata dan Rental
Indonesia (PEBPARINDO). 

Januari Wan Ketua Asosiasi Perkumpulan Pengusaha Bus Pariwisata dan Rental
Indonesia (PEBPARINDO) Tidak Pernah Bosan untuk memperjuangkan Insprirasi dan Nasib Usaha Anggotanya yang terdampak pada COVID-19.

 Hingga dirinya melayangkan surat  saat Kepada Bank Indonesia ( BI ) dengan Nomor : 005/PEB,PRKKB/III/2020.
dengan tembusan surat kepada : Preesiden RI , Menteri Keuangan,Menteri Kordinator Kemaritiman & Investasi RI, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) , DPR- RI Komisi XI , Kemenhub dan Perusahaan Pembiayaan/Multi Finance perihal Pemohonan Restrukturisasi Angsuran Kredit kendaraan disektor Angkutan Pariwisata dan Rental Mobil.


"Setelah Pemerintah menetapkan Perrpanjangan Status keadaan tertentu Darurat wabah bencana penyakit akibat virus CORONA (covid-19) sesuai dengan Surat keputusan BNPB Nomor 13A Tahun 2020 yang ditanda tangani Oleh Kepala BNPB ( Bpk Doni Monardo ) tertanggal 29 Pebruari 2020."ucapnya melalui pesan WhatsApp kepada cariberitanews

Dengan memperpanjang Status Darurat CORONA menjadi 91 hari kedepan sampai dengan tanggal 20 Mei 2020.

"Dan Intruksi pemerintah mengurangi aktifitas diluar rumah, meliburkan seluruh Sekolah, Penutupan beberapa
Objek wisata dan beberapa penerbangan domestic maupun Internasional yang mengakibatkan Lumpuhnya Sektor Bisnis kami secara Global dan Nasional, sehingga seluruh Customer pada Meresecedule bahkan membatalkan Booking Perjalanan Setelah Pemerintah menetapkan Hal tersebut diatas.

Merujuk pada Pernyataan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Oleh Bapak Heru Kristiyana pada Peraturan OJK No. 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical sebagai Dampak 
Pen Virus CORONA.

Sangatlah wajar bila kami dari Lintas Organisasi Transportasi darat Secara Nasional terdiri
dari : 
Perkumpulan Penggusaha Bus Pariwisata dan Rental Indonesia ( PEBPARINDO ), Rentcar Indonesia ( RCI )
Buser Rentcar Nasional ( BRN ), Perkumpulan Transportasi Wisata Indonesia ( PTWI ) dan Organisasi Pengusaha Rentcar Daerah ( ASPERDA ) dengan Jumlah Anggota secara Nasional Lebih dari 3000 ( Tiga Ribu ) 

"dan kami Secara bersama mengajukan Restrukturisasi / Reconditioning kepada Bank / Leasing sesuai dengan Stimulus/
Kebijakan Perbankan maupun Perusahaan Pembiayaan. kami mengajukan Permohonan Penanguhan Pembayaran
Angsuran Pinjaman Kredit baik angsuran Pokok maupun bunga selama 6 ( Enam ) bulan kedepan terhitung Bulan Maret 2020 s/d Bulan Agustus 2020 .

Permohonan tersebut ajukan berdasarkan UU No.37 Tahun 2004 Pasal 222 ayat (2) dan (3) dan bilamana permohonan ini tidak dikabulkan, maka akan terjadi Kredit macet yang berkepanjangan sehingga Non Perfoming Loan akan naik diatas 5%.

"Kami minta Bapak Presiden Jokowi dan Jajaran dapat menyatukan suara untuk mengambil kebijakan Penyelamatan Usaha kami pada sektor Transportasi darat yang jelas Terdaftar pada Subdit Angkutan Jalan pada Kemeterian Perhubungan di SPIONAM. Teriakan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) tidak akan berarti tanpa didukung Oleh Bapak Presiden, Kemenkeu, Menko Maritim dan Investasi, Perbankan maupun Non Perbankan."