Geram!! Viralnya Video Ucapan *KOTORNYA* diduga Oknum SATPOL-PP Singkawang - Kalimantan Barat -->

Cari Blog Ini

adsense cariberitanews

Advertisement

adsense

Geram!! Viralnya Video Ucapan *KOTORNYA* diduga Oknum SATPOL-PP Singkawang - Kalimantan Barat

Jumat, 25 September 2020

Cuplikan foto Petugas Gabungan saat Ops Yustisi di Singkawang Kalimantan Barat

Editor Published by Nia

Singkawang, cbnews - Beredarnya video yang menampilkan diduga oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlibat adu mulut saat usai memberikan Sanksi Hukuman push up, petugas juga meminta si pelanggar Membaca Pancasila (Sanksi Sosial), berhubung si pelanggar tidak hafal,, keluar lah kata-kata yang tidak layak di keluarkan seorang petugas kepada warganya. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Lokasi pasar Tumbuh jalan hermansyah, Singkawang Kalimantan Barat, Jum'at (25/09/2020).

Beredar komentar para netizen di akun Facebook





Namun, penertiban tersebut terus berlangsung saat Operasi Yustisi dan Himbauan Protokol Kesehatan dengan 3M

Sejumlah petugas Gabungan lainnya hanya menonton Aksi si (diduga Oknum) Satpol PP berseragam coklat.


Insiden tersebut kian menuai perhatian warga dan membuat Geram salah satu tokoh masyarakat yang cukup di pandang Bernama Juhenry. SH juga mengecam keras terhadap pelaku Oknum berseragam coklat (Satpol PP-red)


"SANG PENGUASA YANG AROGAN"

kelakuan dinas terkait yang ingin mengampar dan melontarkan bahasa yang tidak pantas di dengar apakah kelakuan tersebut sangat pantas bagi aparatur sipil negara selaku penegak peraturan walikota (Perwako)....???

Teks foto : Juhenry. SH


"Yang dimana seharusnya para aparatur sipil tersebut lebih mengayomi dan memberikan pemahaman terkait penegakkan Protokol Kesehatan pandemi covid 19 dan sangat saya sayangkan harusnya pendeketan lebih humanis kepada masyarakat ketimbang mengedepankan arogansi yang tidak sepatutnya dilakukan padahal sanksi sudah lakukan oleh pelaku pelanggar protokoler."

" SAYA SANGAT MENYESALKAN TINDAKKAN AROGANSI YANG DILAKUKAN OLEH DINAS TERSEBUT, SERTA MENGECAM KERAS PERLAKUAN APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP WARGA YANG ADA DIDALAM VIDIO YANG SEDANG VIRAL DIMASYARAKAT DAN SAYA BERHARAP KEPADA YANG TERHOMAT WALIKOTA DAPAT SEGERA MENGEVALUASI KINERJA ASN/APARATUR SIPIL NEGARA YANG SEDANG BERDINAS TERSEBUT." Ujarnya dengan Tegas.


Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie langsung menanggapi dan menyikapi hal tersebut, dan langsung memerintahkan Kasat Pol PP Singkawang untuk menarik oknum tersebut dari kegiatan tersebut dan cukup ditugaskan di kantor.

"Diduga video ini beredar, dimana tim gabungan sedang melakukan penegakan Perwako Nomor 49 tahun 2020 tentang disiplin protokol kesehatan. Dalam giat ini didapati ada beberapa warga yang dinilai sudah melanggar Perwako, sehingga diberikan sanksi sosial," kata Tjhai Chui Mie.

Menurutnya, sanksi yang dilakukan oleh salah satu oknum Satpol PP tersebut dinilai agak sedikit kasar. Sehingga, dirinya berjanji akan menindaklanjuti sikap yang ditunjukkan oleh oknum Satpol PP tersebut.

"Akan saya lihat kompetensi dan juga background pendidikan serta keahliannya. Dan tentu akan kita tempatkan orang-orang yang cocok dan sesuai untuk ditempatkan di Satpol PP," ujarnya.

Disamping itu, dia juga tetap mengimbau kepada masyarakat maupun pengunjung yang datang ke Singkawang agar bisa mentaati protokol kesehatan sesuai Perwako Nomor 49 tahun 2020.

"Pakai masker, jaga jarak dan selalu cuci tangan. Ini semua adalah demi kebaikan masyarakat Kota Singkawang untuk kesehatan dan keselamatan agar bisa terhindar dari penularan Covid-19," pesannya