56 Hewan Qurban Siap di Bagikan 1500 Warga Rw 01 Jembatan Besi

Iklan Semua Halaman

56 Hewan Qurban Siap di Bagikan 1500 Warga Rw 01 Jembatan Besi

Selasa, 20 Juli 2021


Penulis Editor by Nia

Jakarta, cbnews - Masih Masa PPKM Darurat, RW 01 Jembatan Besi Tambora ketua RW H. E Hasanuddin tetap mengadakan Perayaan Idul Adha pada tahun ini akan berlangsung berbeda dari sebelumnya. Selasa, 20/07/21.


Masyarakat akan melaksanakan salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban dengan menerapkan protokol kesehatan. Hal ini lantaran masih tingginya ancaman virus corona covid-19 di Indonesia.


Ketua RW 01 Jembatan Besi H E Hasanuddin dengan sapaan akrab Bang Nurdin mengatakan,





"Kalau pemerintah sudah menetapkan pembatasan dalam penyembelihan qurban.. tapi tetap mengizinkan dengan protokol tertentu tinggal diikuti protokolnya. Tapi apakah mungkin protokol dilakukan. Kenapa tidak dilakukan di tempat pemotongan hewan saja. Di DKI, ditempat pemotongan hewan karena itu lebih aman lebih rendah resikonya. Walaupun ada protokol ternyata tidak sepenuhnya diikuti oleh masyarakat," ujar dia saat dihubungi Jakarta, Selasa (20/7/2021).



Berikut Laporan Jumlah Hewan Qurban Hari Raya Idul Adha 1441 H, di wilayah RW 001, Jembatan Besi :

Sapi 16 ekor

Kambing atau domba 40 Ekor

Sebanyak 1500 kupon siap di bagikan untuk warga RW 01 Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat.


data masjid yang berqurban di wilayah rw01 Jembatan Besi : 


*1. Masjid Jami Nurul Bayan RT 10/01*

*• Sapi. : 2*

*• Kambing/Domba : 12*


*2. Masjid Jami Roudhotul Amal RT 07/01*

*• Sapi. : 4*

*• Kambing/Domba : 2*


*3. Musholla Al-Hikmah RT 01/01*

*• Sapi : 1*

*• Kambing/Domba : 7*


*4. Musholla Al-Muchlisin RT 03/01*

*• Sapi : 2*

*• Kambing/Domba : 3*


*5. Musholla Al-Barokah RT 05/01*

*• Sapi : 2*

*• Kambing/Domba : 0*


*6. Musholla Nurul Hasanah RT 06/01*

*• Sapi : 3*

*• Kambing/Domba : 7*


*7. Musholla Nurul Saadah RT 11/01*

*• Sapi : 1*

*• Kambing/Domba : 2*


*8. Musholla Nurul Fallah RT 12/01/03*

*• Sapi : -*

*• Kambing/Domba : 2*


*9. Gang Asem RT 08/01*

*• Sapi : 1*

*• Kambing/Domba : 2*


Segenap Keluarga Besar Warga Masyarakat & Jajaran Pengurus DKM Masjid-Musholla, RW, LMK, RT, FKDM, 001, Jembatan Besi, Tambora*



Ketua RW 001 : H. Nurdin

Ketua Masjid Nurul Bayan : Marwoto

Ketua Masjid Roud Amal : Ust. Abd. Shomad

Ketua RT01-12 / RW 001

LMK RW 001 Sigit Pramono

FKDM RW 001

KATAR RW 001



Bang Nurdin mengungkapkan momen Idul Adha terutama saat prosesi kurban -- dari penyembelihan hingga pembagian daging -- tak menjamin tidak adanya kerumunan di sana. Kondisi inilah yang berpotensi akan membuat penularan covid-19, terlebih kesadaran masyarakat masih rendah dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut.


"Iya. Kalau kegiatan begitu biasanya ada kerumunan. Kegiatan agama seperti ini biasa lebih syahdu kalau mereka berkerumun. Itu yang sulit dipatuhi oleh masyarakat kalau dalam suasana seperti itu. (Ditambah) Hanya sebagian kecil yang mengikuti protokol kesehatan itu," tambahnya.



Karena itu, agar kerumunan dapat terhindar, Ia mengungkapkan panitia dapat mensiasatinya dengan sejumlah langkah. Yaitu memberikan daging kurban dengan sistem kupon yang diberi jeda waktu, agar penumpukan massa tidak terjadi.


"Pembagian jangan rebutan, jangan ada antrian. Sebaiknya hewan kurban pembagiannya dikirim ke rumah yang memang berhak. Jangan sampai ada antrenan," kata dia.



Kepada panitia masjid sekaligus Ketua Masjid Nurul Bayan Marwoto, mengucapkan terimakasih dan meminta terus berkordinasi dengan satgas covid setempat. Menurutnya, mereka adalah yang paling tahu kondisi perkembangan penyebaran virus corona di tempat itu.


"Jadi pastikan salat idul Adha di tempat yang diselenggarakan dikasih tanda ada jarak dan silang yang tak boleh ditempati sebagai bentuk proteksi penularan covid," jelas dia.


Marwoto menambahkan, panitia masjid gelaran salat Idul Adha juga harus menyediakan thermogun. Oleh karena itu SDM mereka harus cukup untuk melakukan itu.


"Ditegaskan, di masa pandemi jangan ada kotak amal berjalan, tapi sediakan kotak di banyak tempat agar tidak berkerumun dan yang ingin beramal bisa jaga jarak fisik," Ketua panitia menambahkan.


Terakhir, Marwoto mengatakan tata cara pembagian daging hewan kurban tetap memenuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan panitia memberikan langsung atau mengantarnya ke masing-masing penerima.


"Kalau cara itu dirasa memberatkan kasih kupon dan jadwal agar penerima datangnya tidak berkerumunan, ini adalah ikhtiar kita menghindari covid-19," menandasi